Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) memasuki hari kedelapan belas pada Selasa (1/9/2026). TNI terus melaksanakan berbagai upaya untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak.
Pada hari tersebut, TNI mengirim tambahan bantuan seberat 21,682 ton untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.
Secara kumulatif, TNI telah menyalurkan total 1.054,603 ton bantuan sejak penanganan bencana dimulai. Distribusi bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dan kondisi di masing-masing wilayah terdampak.
Operasi penanganan bencana ini dijalankan dengan koordinasi ketat antara TNI, pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, serta berbagai instansi terkait lainnya guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.