Studi: Kebiasaan waktu sarapan bisa pengaruhi masalah kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 09.25
Studi: Kebiasaan waktu sarapan bisa pengaruhi masalah kesehatan

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan bahwa waktu mengonsumsi makanan pertama atau sarapan tidak kalah penting dibandingkan jenis makanan itu sendiri. Studi yang melibatkan lebih dari 31.000 orang dewasa ini menemukan bahwa menunda waktu makan pertama semakin siang dapat meningkatkan risiko kematian dini. Mengonsumsi makanan pertama setelah tengah hari terkait dengan peningkatan risiko kematian dini hingga 29 persen dan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 46 persen lebih tinggi. Dibandingkan dengan mereka yang sarapan antara pukul 07.00–08.00, peserta yang baru makan antara pukul 08.00–10.00 memiliki risiko kematian dini 10 persen lebih tinggi. Risiko tersebut meningkat menjadi 19 persen bagi yang makan antara pukul 10.00–12.00. Bagi peserta berusia 50 tahun ke atas, kebiasaan ini bahkan dapat memperpendek harapan hidup rata-rata hingga 2,5 tahun. Meski demikian, penulis senior penelitian mengingatkan agar kebiasaan makan yang lebih lambat ini dipandang sebagai penanda risiko potensial, bukan bukti definitif adanya hubungan sebab-akibat langsung, mengingat faktor lain seperti pola tidur dan aktivitas juga memengaruhi hasil kesehatan.

Berita Terkait Lainnya

Studi: Kebiasaan waktu sarapan bisa pengaruhi masalah kesehatan - Gaya Hidup Kesehatan - Feedify