LKKNU dan LTMNU PCNU Banyumas menggelar Seminar Pencegahan Penyakit Masyarakat (PEKAT) di Aula PCNU Banyumas, Sabtu (03/10/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 102 peserta, meliputi imam masjid dan pengurus, untuk membahas berbagai isu sosial dan kesehatan. Ketua PCNU Banyumas, Drs. H. Imam Hidayat, menegaskan bahwa pembasmian penyakit masyarakat adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan tugas satu lembaga.
Materi seminar mencakup pencegahan judi online, narkoba, perilaku seksual berisiko, serta edukasi HIV/AIDS. Berdasarkan data Januari-Agustus 2026, terdapat 204 kasus baru HIV/AIDS di Banyumas, dengan 80 persen laki-laki. Kompol Sutrisno dari Polresta Banyumas menekankan bahaya teknologi dalam penyebaran judi online dan kenakalan remaja, serta menyerukan generasi muda menjauhi narkoba demi prestasi.
Dalam rangkaian kegiatan, BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan turut berperan dalam penguatan edukasi dan perlindungan sosial. BAZNAS menyerukan kolaborasi berbagai pihak untuk mewujudkan masyarakat yang produktif dan sejahtera. Selain penyuluhan, acara juga dilengkapi peluncuran buku edukasi berjudul "Merawat Fitrah, Menyelamatkan Generasi" dan modul Pencegahan HIV & AIDS.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi para imam masjid dan khatib untuk meneruskan edukasi kepada masyarakat di tingkat desa. Peserta didorong untuk menjauhi hal-hal berisiko demi mencapai hidup sehat jasmani dan ruhani menuju keluarga maslahah. Dengan dukungan berbagai pihak, LKKNU berkomitmen memperkuat pendampingan dan ketahanan keluarga di tengah masyarakat.