Asia Tenggara Perkuat Layanan Kesehatan Regional

Rabu, 30 September 2026 pukul 23.00
Asia Tenggara Perkuat Layanan Kesehatan RegionalIlustrasi (Auto-Generated)

Sumber Berita Asli

Republika Online RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
Penyakit tidak menular seperti kanker, penyakit kardiovaskular, dan stroke masih menjadi tantangan kesehatan utama di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Proyeksi menunjukkan kasus penyakit tidak menular di Indonesia dapat meningkat hingga 45 persen pada 2050, mendorong penguatan layanan spesialis, teknologi medis, dan kerja sama lintas negara. ASEAN Health Sector Work Programme 2026–2030 menempatkan kerja sama regional, pertukaran pengetahuan, dan peningkatan akses layanan kesehatan berkualitas sebagai prioritas. Rumah sakit di kawasan seperti Sunway Medical Centre (SMC) Sunway City di Malaysia memperkuat kapasitas dengan layanan multidisiplin, teknologi medis canggih, dan sistem digital. SMC Sunway City memiliki 1.090 tempat tidur dan lebih dari 370 konsultan di 80 subspesialisasi, dengan teknologi seperti bedah robotik da Vinci Xi, Mako SmartRobotics, dan NAEOTOM Alpha. Pediatri juga dikembangkan dengan 56 spesialis untuk menangani kasus anak yang kompleks. Pasien asal Indonesia menyumbang lebih dari 50 persen pasien internasional di SMC Sunway City, mencerminkan tingginya mobilitas pasien lintas negara. Hal ini menjadikan peningkatan kapasitas rumah sakit dan koordinasi perawatan regional sebagai isu penting dalam layanan kesehatan Asia Tenggara.

Berita Terkait Lainnya