Sebanyak 180 siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi mengikuti kegiatan literasi kesehatan mental yang diselenggarakan oleh tim dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling FIP Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan ini bertujuan membekali peserta didik dengan pemahaman ilmiah tentang kesehatan mental, ketahanan psikologis, serta keterkaitannya dengan SDGs Nomor 3 tentang Good Health and Well-being.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan pada pendekatan strength-based positive psychology yang menekankan pengenalan kekuatan diri, resiliensi, harapan, empati, dan rasa syukur. Materi disampaikan melalui diskusi, studi kasus, dan refleksi diri agar siswa dapat mengaitkan konsep kesehatan mental dengan pengalaman sehari-hari.
Tim dosen UNJ menyoroti pentingnya literasi kesehatan mental di tengah derasnya informasi dari media sosial, terutama untuk mencegah kecenderungan self-diagnosis. Para siswa diajak memahami bahwa perasaan sedih, cemas, atau tertekan tidak otomatis menandakan gangguan mental tertentu, serta dilatih untuk kritis dalam menyaring informasi yang berbasis ilmiah.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman siswa mengenai kesehatan mental dan mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih terbuka, suportif, dan responsif terhadap kebutuhan psikologis peserta didik.