PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mencatatkan kerugian sebesar Rp224,81 miliar sepanjang semester I-2026, meskipun telah mulai mengkonsolidasikan bisnis ruas tol Cimanggis-Cibitung sejak awal tahun ini.
Meski merugi, pendapatan perseroan justru mengalami pertumbuhan signifikan. Pendapatan BNBR melonjak 45,85% menjadi Rp2,59 triliun pada periode Januari hingga Juni 2026.
Pertumbuhan pendapatan tersebut terutama didorong oleh segmen infrastruktur dan manufaktur yang menyumbang Rp2,23 triliun, atau naik 38,36% dari periode tahun lalu.
Adapun segmen jasa pabrikasi, konstruksi, dan perdagangan juga turut berkontribusi dengan masing-masing menyumbang pendapatan sebesar Rp216,98 miliar dan Rp142,97 miliar.