Ini Pandangan Infast Bestari soal Peran Negara dalam Perekonomian

Selasa, 29 September 2026 pukul 22.31
Ini Pandangan Infast Bestari soal Peran Negara dalam Perekonomian

Sumber Berita Asli

Berita Terkini dan Informasi Terbaru Hari Ini - SINDOnews

Baca di Website Asli ↗
Direktur Kebijakan Publik Infast Bestari Muhammad Ridha menanggapi evaluasi satu tahun Tujuh Desakan Darurat Ekonomi oleh Aliansi Ekonom Indonesia (AEI). Ia menilai peringatan soal lemahnya pengawasan, konflik kepentingan, dan berkurangnya kapasitas fiskal daerah patut ditanggapi serius, namun mempertanyakan kesimpulan bahwa besarnya peran negara dalam perekonomian otomatis menandakan kemunduran. Menurut Ridha, diagnosis kesulitan hidup rakyat tidak otomatis membenarkan pengurangan program sosial besar-besaran dan penyerahan keputusan ekonomi ke pasar. Persoalannya adalah bagaimana negara menggunakan sumber daya, untuk kepentingan siapa, dan siapa yang mengawasinya. Ia menyoroti bahwa mengelompokkan Makan Bergizi Gratis (MBG), hilirisasi, subsidi energi, Sekolah Rakyat, Koperasi Desa, dan Danantara sebagai 'program populis' yang harus dikurangi justru menutup perbedaan penting di antara program-program tersebut. Masing-masing memiliki tujuan, cara kerja, penerima manfaat, dan risiko yang berbeda. Ridha menegaskan besarnya anggaran adalah alasan untuk menuntut pertanggungjawaban ketat, tetapi tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan anggaran itu salah alokasi.

Berita Terkait Lainnya