Gelombang air bandang dan material es menyapu kawasan perbatasan Nepal dan Tibet. Korban tewas capai 682 jiwa dan ribuan orang dilaporkan hilang.(EPA)
TIM penyelamat di Nepal dan Tiongkook berpacu dengan waktu pada Sabtu untuk mengendus keberadaan ribuan orang yang dinyatakan hilang setelah gelombang air bandang dahsyat menerjang kawasan Himalaya. Bencana mirip tsunami yang membawa material es dan lumpur tersebut meratakan permukiman warga serta memicu krisis kemanusiaan di kedua negara.

Data resmi gabungan dari kedua negara mencatat jumlah korban hilang mendekati 3.000 orang, sementara 682 jenazah telah ditemukan. Beberapa jenazah diduga terseret jauh hingga ke aliran sungai di wilayah India, d...