Tak Ada Lagi Gunungan dan Iring-iringan Prajurit di Garebeg Mulud Keraton Yogya

Senin, 31 Agustus 2026 pukul 15.46
Tak Ada Lagi Gunungan dan Iring-iringan Prajurit di Garebeg Mulud Keraton Yogya

Sumber Berita Asli

Republika Online RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menyelenggarakan Hajad Dalem Garebeg Mulud tahun ini secara sederhana tanpa adanya gunungan maupun iring-iringan prajurit. Sedekah raja kepada kawula tetap dilakukan dengan membagikan ubarampe pareden berupa rengginang kepada para Abdi Dalem di Bangsal Srimanganti. Sejumlah rangkaian persiapan seperti Gladhi Resik Prajurit dan Numplak Wajik juga ditiadakan. Wakil Penghageng II Kawedanan Sri Wandawa, KRT Sindurejo, menjelaskan bahwa penyederhanaan prosesi ini bukan hal baru karena upacara Garebeg selalu menyesuaikan situasi dan kondisi zamannya, seperti yang terjadi pada masa perjuangan kemerdekaan hingga pandemi Covid-19. Sementara itu, puncak perayaan Sekaten telah digelar pada 25 Agustus 2026. Prosesi diawali penyebaran udhik-udhik oleh Sri Sultan, pembacaan riwayat Nabi Muhammad SAW di Masjid Gedhe, lalu Gamelan Sekati langsung dibawa kembali ke Keraton dalam prosesi Kondur Gangsa.

Berita Terkait Lainnya