Dua induk badak sumatera betina, Ratu dan Delilah, di Suaka Rhino Sumatra (SRS), Taman Nasional Way Kambas (TNWK), tengah bunting. Kabar baik ini diumumkan dalam rangkaian peringatan Hari Badak Sedunia 2026 di Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Ratu menjalani kebuntingan calon anak keempat bersama pejantan Andalas dengan usia 238 hari, sementara Delilah mengandung calon anak kedua bersama pejantan Harapan dengan usia 251 hari. Direktur Konservasi Spesies dan Genetik Kementerian Kehutanan, Ahmad Munawir, menyebut kebuntingan ini sebagai perkembangan penting bagi upaya konservasi badak sumatera di Indonesia dan dunia. Kondisi kesehatan kedua induk terus dipantau intensif oleh tim medis, keeper, dan manajemen SRS hingga proses kelahiran. Program pengembangbiakan di SRS TNWK telah melahirkan lima ekor badak sumatera sebelumnya, dan kolaborasi antara Kementerian Kehutanan, Balai TNWK, serta Yayasan Badak Indonesia (YABI) terus dilakukan. Badak sumatera berstatus kritis dengan populasi alam diperkirakan kurang dari 80 ekor, sehingga setiap keberhasilan reproduksi memperkuat keragaman genetik populasi.