Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Wonosobo terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan produktif di Dapur Bina Rasa. Dapur ini memproduksi berbagai olahan makanan seperti bolu gulung, jahe bubuk, roti isi, dan pizza mini, dengan warga binaan terlibat langsung mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga pengemasan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pendampingan dan pengawasan petugas, sehingga proses pembinaan berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya menghasilkan produk bernilai guna, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam menerapkan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, ketelitian, serta kerja sama.
Kepala Rutan Wonosobo, Dani Ilham Hidayat, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali dan berkontribusi positif di masyarakat. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk bekerja atau mengembangkan usaha mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.
Keberadaan Dapur Bina Rasa menjadi wujud komitmen Rutan Wonosobo dalam menghadirkan pembinaan produktif dan berkelanjutan. Warga binaan diharapkan semakin percaya diri, memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan, serta siap menata masa depan lebih mandiri setelah kembali ke lingkungan masyarakat.