Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus menanam 11.603 bibit pohon di kawasan lereng Pegunungan Muria, Desa Colo, Kecamatan Dawe. Penanaman ini digelar bersamaan dengan ajang Ultra Trail Mount Moeria (UTMM) 2026 yang diikuti 570 peserta dari berbagai daerah. Setiap kilometer yang ditempuh peserta dikonversi menjadi bibit pohon yang akan ditanam kembali di Muria.
Selain penanaman pohon, BLDF menyediakan stan Kudus Asik yang melayani penukaran sampah organik, anorganik, dan residu dengan merchandise seperti tumblr, totebag, lunch box, dan stiker. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kudus Apik Resik (Kudus ASIK) yang mengintegrasikan konservasi lingkungan dengan partisipasi masyarakat.
Deputy Program Manager BLDF Dandy Mahendra menyatakan dukungan penuh terhadap UTMM sebagai bagian dari sport tourism, sekaligus menjaga ekosistem Pegunungan Muria yang masih menjadi habitat macan tutul dan elang jawa. Sejak 2020 hingga 2025, BLDF telah menanam 363.912 bibit pohon di kawasan tersebut, dengan target 1.200.000 pohon hingga 2031.
Ketua TP PKK Kudus Endhah Endhayani menambahkan bahwa kolaborasi penanganan sampah bersama BLDF terus dilakukan, termasuk edukasi pilah sampah sejak dari rumah. BLDF sendiri telah menanam lebih dari 2,4 juta pohon di berbagai wilayah Indonesia sejak 1979, dengan fokus pada lima pilar: Terrestrial Planting, Marine and Coastal Reforestation, Biodiversity Conservation, Waste Management, dan Youth Empowerment.