Presiden Prabowo Subianto memulai komersialisasi dan pembangunan 11 proyek hilirisasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, dengan nilai investasi sekitar Rp180 triliun. Proyek ini mencakup pengembangan industri baterai kendaraan listrik hingga alat berat berbasis listrik.
Dalam acara tersebut, Prabowo juga melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik. Pengembangan kawasan IWIP bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam melalui pengolahan dan industri dalam negeri.
Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani menyatakan bahwa proyek yang diluncurkan meliputi material baterai berbasis nikel, separator baterai, komponen elektronik baterai, aluminium, hingga alat berat listrik. Beberapa proyek telah selesai, sementara lainnya akan memasuki tahap pembangunan.
Salah satu proyek yang dikembangkan adalah alat berat berbasis listrik untuk truk pertambangan dan industri. Namun, pemerintah belum merinci spesifikasi kendaraan, kapasitas produksi, maupun jadwal operasional fasilitas tersebut.