Vietnam sedang membangun ekosistem sepak bola secara sistematis pasca sukses juara Piala AFF, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur, pembinaan usia muda, investasi swasta, dan program naturalisasi.
Dalam hal infrastruktur, konglomerasi swasta Vingroup sedang membangun VinFast Stadium berkapasitas 135.000 penonton di Hanoi yang ditargetkan selesai pada Juli 2027. Vietnam juga sedang mengembangkan kompleks olahraga nasional lainnya, mengintegrasikan olahraga ke dalam ekosistem ekonomi, teknologi, dan pariwisata.
Bukti konkret pembinaan usia muda terlihat dari lolosnya tim U-17 Vietnam ke FIFA U-17 World Cup 2026 dan raihan posisi ketiga tim U-23 di AFC U-23 Asian Cup 2026. Sementara itu, naturalisasi pemain seperti Rafaelson, Lee Williams, dan Michael Olala dijadikan instrumen transisi untuk menutup kesenjangan kualitas sambil menunggu pemain muda berkembang.
Tantangan berikutnya bagi Vietnam adalah mengubah berbagai investasi tersebut menjadi sistem yang berkelanjutan, melalui pembentukan liga yang kuat, peningkatan basis penonton, kebugaran klub, serta konsistensi pemain untuk bersaing di level Asia.