Pemain sayap Timnas Laos, Soukphachan Lueanthala, ditangani polisi terkait dugaan pengaturan skor dalam Piala AFF 2026. Kasus ini muncul setelah Federasi Sepak Bola Laos (LFF) menyelidiki sindikat perjudian yang diyakini berasal dari Vietnam.
Federasi tersebut telah membuka penyelidikan internal sejak Agustus 2026 terhadap dugaan penyuapan dan manipulasi pertandingan. Temuan awal penyelidikan tersebut diserahkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Meskipun laporan menyebut Lueanthala telah ditangkap, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian mengenai status hukumnya. Pemain ini diduga menjadi penghubung antara pihak luar dan pemain dalam praktik perjudian ilegal.
Kasus ini mengingatkan pada skandal serupa tahun 2020 yang menghukum pemain Laos seumur hidup. Selain aspek hukum, isu ketimpangan ekonomi antara uang saku pemain kecil (US$10/hari) dan imbalan sindikat (US$10.000/laga) juga menjadi sorotan.