Pertandingan UEFA Nations League antara Timnas Republik Irlandia dan Israel di Nagyerdei Stadium, Debrecen, Hungaria, diwarnai aksi protes politik. Para pemain Irlandia menundukkan kepala saat lagu kebangsaan Israel diputar, tidak melakukan jabat tangan dengan pemain lawan, dan mengenakan pita hitam di lengan sebagai tanda duka atas korban jiwa dalam konflik Israel-Gaza.
Kapten Irlandia Dara O'Shea terlihat mengabaikan kapten Israel Manor Solomon saat prosesi coin flip. Kiper Gavin Bazunu juga memilih tidak bermain karena alasan keyakinan pribadi terkait korban konflik di Gaza. Aksi ini muncul di tengah seruan agar Irlandia memboikot pertandingan melawan Israel.
Meski diwarnai kontroversi, Irlandia tampil efektif di lapangan. Troy Parrott membuka keunggulan pada menit ke-14, disusul Adam Idah dua menit kemudian, dan Jack Moylan menambah gol pada menit ke-25. Setelah mencetak gol, Moylan melepas pita hitamnya, mencium pita tersebut dan lambang tim Irlandia.
Israel berusaha merespons setelah jeda, namun Irlandia mempertahankan keunggulan 3-0 hingga akhir pertandingan dan meraih tiga poin di Grup B. Laga digelar di tempat netral Hungaria dengan sedikit penonton. Kedua tim dijadwalkan bertemu kembali pada 4 Oktober 2026 di Backa Topola, Serbia, tanpa penonton.