Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 digelar di halaman tengah Kodim 0825/Banyuwangi, Minggu (27/9/2026). Sebanyak 46 tim berkompetisi menggunakan sistem Orado (Organisasi Olahraga Domino Indonesia) yang menuntut strategi, ketenangan, dan kecermatan, bukan sekadar keberuntungan. Dalam sistem ini, tim harus mengumpulkan minimal 101 poin untuk memenangkan satu set, dengan format best of 3 dan best of 5 di final.
Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya menyatakan turnamen ini bagian dari rangkaian HUT TNI. Ia menilai Orado sebagai olahraga unik yang menggabungkan permainan, strategi, dan kecerdasan. Kodim dan Lanal Banyuwangi masing-masing menurunkan 10 tim, namun keduanya hanya sampai babak perempat final.
Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Wishnu Krestiawan menyebut Orado memiliki daya tarik tersendiri dan berencana menggelar turnamen serupa pada Oktober mendatang. Ketua Pengcab Orado Banyuwangi Dede Abdul Ghany mengungkapkan tingginya minat masyarakat, dengan 147 tim mendaftar meski hanya 64 peserta yang dapat diakomodir.
Juara pertama diraih Banyuwangi Osing 2 yang diperkuat M. Hairohman dan Mustopa, disusul Balak 1 sebagai juara kedua dan Gyaruz 3 sebagai juara ketiga. Para juara berharap turnamen terus digelar untuk mengembangkan olahraga domino Orado di Banyuwangi.