Atlet voli pantai Indonesia, Bintang Akbar dan Sofyan Efendi, harus puas meraih medali perak di Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan Qatar, Cherif Samba/Ahmed Janko, dalam pertandingan final tiga set pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Cedera yang dialami Bintang Akbar menjadi faktor utama yang mengganggu performa mereka di laga puncak tersebut.
Pelatih voli pantai putra Indonesia, Andi Ardiansyah, menjelaskan bahwa cedera Bintang bermula saat kakinya menginjak kaki lawan yang masuk ke area Indonesia saat melakukan blok di dekat net. Awalnya tidak terasa, namun kaki Bintang kemudian membengkak dan kondisinya memburuk pada set penentuan, sehingga mengganggu mobilitasnya di lapangan.
Meskipun demikian, Andi menilai permainan kedua tim berlangsung seimbang. Ia menyebut jika Bintang tidak mengalami cedera, hasil pertandingan bisa saja berbeda, meski para pemain tetap berusaha menjalankan instruksi dengan baik.
Kondisi cedera Bintang membuat pelatih mempertimbangkan agenda selanjutnya. Bintang/Sofyan dijadwalkan mengikuti tur di Turki pada 13 Oktober sebelum melanjutkan turnamen di Jepang.