Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan terus terpenuhi selama masa tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
Komitmen tersebut diungkapkan Amran saat Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI. Ia menekankan bahwa Kementan tidak hanya fokus pada penyaluran pangan, tetapi juga berupaya mempercepat pemulihan sektor pertanian agar aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal.
Sementara itu, Perum Bulog telah menyalurkan bantuan pangan berupa 1.321,55 ton beras dan 7.000 liter minyak goreng hingga awal September 2026. Bantuan tersebut telah menjangkau tujuh kabupaten terdampak di wilayah Pulau Flores.
Amran juga menyampaikan belasungkawa bagi para korban gempa dan berharap proses penanganan serta pemulihan dapat berjalan cepat, sehingga masyarakat segera memperoleh rasa aman dan kesempatan membangun kembali kehidupannya.