Sinta Nuriyah Wahid resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jumat, 2 Oktober 2026, sebagai bagian dari pelantikan 26 anggota Wantimpres berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026. Ia lahir di Jombang, Jawa Timur, 8 Maret 1948, dari keluarga berlatar pesantren dan menempuh pendidikan di IAIN Sunan Kalijaga serta Kajian Wanita Universitas Indonesia.
Sebelum aktif di kegiatan sosial, Sinta berkarier di dunia pendidikan dan jurnalistik, antara lain sebagai jurnalis Majalah Keluarga Zaman dan Majalah Matra. Ia menikah dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 11 September 1971 dan dikaruniai empat putri.
Sebagai Ibu Negara periode 1999-2001, Sinta kemudian mengembangkan perannya melalui kegiatan pemberdayaan perempuan dan sosial. Ia mendirikan Yayasan Puan Amal Hayati yang fokus pada perempuan dan anak korban kekerasan, serta aktif dalam isu kemanusiaan, kebebasan beragama, dan hubungan lintas keyakinan.
Pada 2019, Sinta menerima gelar Doktor Kehormatan bidang Sosiologi Agama dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pengalaman panjangnya di bidang sosial, perempuan, pesantren, dan kemanusiaan kini menjadi modal perjalanannya sebagai anggota Wantimpres.