Amerika Serikat melalui Departemen Kehakiman dan FBI mengumumkan telah menggagalkan serangan peretas yang disponsori pemerintah China terhadap sejumlah institusi federal AS.
Otoritas AS berhasil menyita sejumlah domain internet milik kelompok "QTFY" yang digunakan sebagai platform peretasan. Kelompok tersebut disebut dipekerjakan oleh perusahaan teknologi asal China yang memiliki afiliasi dengan Kementerian Keamanan Negara China.
Sasaran peretasan ini meliputi lembaga vital seperti NASA, Federal Reserve, Senat AS, NIH, dan Departemen Energi, serta sejumlah perusahaan AS dan Korea Selatan. Jaksa Agung AS Todd Blanche menegaskan operasi ini merupakan langkah untuk membongkar aktivitas peretasan tanpa pandang bulu oleh China.
Pengumuman ini disampaikan sekitar satu bulan sebelum rencana pertemuan Presiden Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Gedung Putih, di mana isu kecerdasan buatan dan teknologi canggih diperkirakan menjadi agenda utama.