Pria Y yang terlibat dalam video call dengan Ruben Onsu akhirnya muncul ke publik dan membantah menerima bayaran atau suap untuk menjatuhkan Ruben Onsu. Rekannya, Artos, menegaskan dengan sumpah bahwa mereka tidak dibayar dan video tersebut asli, bukan hasil editan. Y menceritakan awal pertemuannya dengan Ruben Onsu terjadi di acara ulang tahun seorang sahabat, di mana asisten Ruben meminta nomor teleponnya. Konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah semakin memanas setelah video call tersebut viral, dengan sahabat Ruben, Fitri Salhuteru, menyalahkan pihak Sarwendah sebagai pencetus huru-hara.