Jenazah Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno, dimakamkan dengan prosesi istimewa. Sebelum dimakamkan, jenazahnya ditutupi dua helai kain batik peninggalan ibunya, Fatmawati, yang telah dipersiapkan sejak lama. Selain itu, kain ihram dari ibadah umrah terakhirnya juga digunakan untuk melapisi kain kafan. Prosesi pemulasaraan jenazah dihadiri sejumlah anggota keluarga, dan almarhum disebut tampak tenang serta tersenyum. Guruh meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026 setelah dirawat di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta, meninggalkan duka bagi keluarga dan masyarakat Indonesia.