Penelitian oleh psikolog Judy Eaton dan tim dari Wilfrid Laurier University mengungkapkan kekuatan unik lagu-lagu mendiang Dolly Parton dalam menyatukan orang dari berbagai latar belakang.
Analisis terhadap karya Parton selama 1967 hingga 2020 menunjukkan bahwa ia secara konsisten menggunakan bahasa dengan emosi positif, meskipun liriknya kerap mengangkat tema berat seperti perundungan, kesehatan mental, dan keadilan sosial.
Pendekatan Parton dalam menceritakan persoalan personal membuatnya terasa universal, sehingga pendengar dengan pandangan politik atau budaya yang berbeda tetap bisa merasa terhubung melalui perasaan kehilangan, harapan, dan keinginan untuk diterima.
Temuan penelitian yang dipublikasikan pada 2025 ini menegaskan bahwa cara bercerita melalui musik mampu membangun hubungan emosional yang kuat, mengingatkan bahwa setiap orang memiliki kesamaan pengalaman dan perasaan sebagai manusia di balik segala perbedaan.