Ramai di media sosial video yang menunjukkan fans BTS (ARMY) di Peru berkumpul di depan hotel tempat para anggota BTS menginap menjelang konser "Arirang World Tour" di Estadio San Marcos, Lima, pada 7, 9, dan 10 Oktober 2026. Kerumunan ini menuai kritik dari fans internasional karena dinilai melanggar privasi artis. Beredar pernyataan yang diklaim dari Live Nation bahwa konser BTS di Peru terancam batal akibat perilaku fans.
Namun, Live Nation Peru selaku penyelenggara membantah kabar tersebut. Melalui akun Instagram resminya, mereka menegaskan tidak pernah merilis pernyataan soal pembatalan konser. Live Nation juga membagikan tata cara menghadiri konser dan memastikan konser tetap berjalan sesuai jadwal.
Pemimpin BTS, RM, mengeluh kesulitan tidur akibat kebisingan di luar hotel dan mengimbau para penggemar untuk berhenti berkumpul. Imbauan disampaikan melalui Weverse, juga ditujukan kepada fans di negara Amerika Latin lain yang akan menjadi lokasi konser, seperti Cile, Argentina, dan Brasil. BTS Peru Fanclub pun mengimbau hal serupa dan menegaskan tidak pernah mendorong kerumunan di luar hotel.
Sebelumnya, Promperu melaporkan lebih dari 521.000 pengguna mengikuti antrean virtual pembelian tiket konser BTS, menunjukkan permintaan yang jauh melampaui kapasitas. Pemerintah Peru mempromosikan kunjungan BTS sebagai peluang menarik wisatawan internasional serta memperkenalkan hotel, restoran, dan destinasi budaya di Lima.