BP membatalkan keikutsertaannya dalam Kongres Energi Dewan Perminyakan Dunia (WPC) di Riyadh, Arab Saudi, setelah serangan rudal di bandara internasional kota tersebut. Serangan pada Sabtu (10/10) itu menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang, serta menyebabkan bandara ditutup. Meskipun konferensi energi internasional tetap digelar sesuai jadwal pada Minggu, BP tidak dapat hadir secara langsung akibat gangguan perjalanan. Juru bicara BP menyatakan penyesalan atas ketidakhadiran tersebut dan menghargai kemitraan jangka panjang di kawasan. Otoritas Arab Saudi juga melaporkan adanya korban luka dalam serangan lain yang menyasar bandara pada Minggu, namun belum ada perincian lebih lanjut.