Di Gamescom 2026, Samsung mengungkap lineup Odyssey OLED untuk tahun 2027, menampilkan inovasi layar gaming dengan refresh rate ekstrem hingga 1100Hz pada Odyssey G6 G60H. Eksekutif Samsung mengakui pasar murni e-sports cukup kecil, sehingga mereka menghadirkan mode resolosi ganda dan tiga agar fleksibel untuk berbagai kebutuhan pengguna, seperti pada Odyssey OLED G8 yang bisa beralih dari 4K 360Hz ke FHD 680Hz.
Selain refresh rate, Samsung mendorong batas resolusi dengan layar gaming 6K yang ditujukan untuk antisipasi masa depan (future-proofing) dan kebutuhan profesional kreatif yang membutuhkan detail tinggi. Perusahaan juga terus mempertahankan teknologi glasses-free 3D, namun kini fokus pada dukungan konten, terutama game AAA, karena keterbatasan utama berada pada sisi konten, bukan perangkat kerasnya.
Terkait masalah burn-in yang kerap mengkhawatirkan pengguna OLED, Samsung memastikan hal itu kini nyaris tidak menjadi masalah lagi berkat panel QD-OLED generasi kelima mereka yang lebih efisien dan tahan lama. Umpan balik dari para profesional e-sports juga terus digunakan untuk mengembangkan teknologi yang kemudian diadaptasi ke produk konsumen.
Sebagai langkah strategis, Samsung menggabungkan tim monitor dan TV divisinya, menyadari adanya konvergensi fungsi antara keduanya. Beberapa monitor kini dibekali OS smart TV Tizen untuk akses cloud gaming tanpa PC, sementara beberapa TV OLED kecil menawarkan refresh rate tinggi layaknya monitor gaming.