Xiaomi 17T Pro membawa pengalaman fotografi bergaya Leica dalam pengujian di Kotagede, Yogyakarta. Perangkat ini mampu menampilkan bingkai putih khas Leica yang memuat informasi lengkap seperti jam, panjang lensa, bukaan, kecepatan rana, ISO, hingga koordinat lokasi. Pengujian dilakukan di Kompleks Makam Raja-Raja Mataram Islam, dengan objek gapura, tembok bata, dan model berbusana batik. Berbagai lensa digunakan, mulai dari 15 mm, 23 mm, hingga 46 mm, menghasilkan variasi komposisi dan nuansa warna yang berbeda. Secara keseluruhan, Xiaomi 17T Pro menunjukkan kemampuan fotografi yang kaya akan detail dan estetika, menggabungkan teknologi modern dengan warisan budaya.