Apple Inc. mengumumkan bahwa sejumlah kecil pelanggan AT&T atau pengguna di Amerika Serikat yang baru meng-upgrade ke iPhone 18 Pro Max perlu mengganti perangkat mereka setelah ditemukan bug yang menyebabkan hilangnya layanan seluler. Ponsel seharga US$1.299 (sekitar Rp23 juta) tersebut baru dijual dua pekan lalu dan merupakan model kelas atas Apple sebelum iPhone Duo yang akan datang.
Masalah pada jaringan AT&T ini menghalangi pemilik iPhone 18 Pro Max untuk melakukan panggilan, mengakses data, serta mengirim dan menerima pesan teks. Pengguna yang terdampak hampir tidak dapat menggunakan perangkat mereka kecuali terhubung ke Wi-Fi.
Juru bicara Apple menyatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi masalah yang memengaruhi sejumlah kecil pengguna iPhone 18 Pro Max di jaringan AT&T, yang dapat menyebabkan perangkat kehilangan sinyal dan tidak dapat melakukan panggilan. Belum jelas berapa banyak orang yang mengalami masalah ini.